Minggu, 22 April 2012

Salluuut Dengan Pak Dahlan


Betapa seringnya beliau membuat aksi unik yang bikin senyum sendiri, dan bahwan bikin kita berfikir lebih kritis lagi, sebenarnya bagaiman? Seharusnya bagaimana? Apa ini baik? Apa ini buruk?

 Terkadang jika kita berbuat sesuatu yang melawan arus membuat kita bingung sendiri apa ini benar? tapi saat mengikuti berita tentang bapak satu ini, jadi makin kagum dengan beliau. Hmmm seolah segala hal bisa ia lawan, tak kenal takutnya, berani. Jempollll deh…

Pernah dengar nasihat dari seorang yang paling tersayang, katanya”Seseorang dinilai dewasa bukan dari kepintarannya, ataupun nilai akademisnya, tetapi bagaimana ia bisa bersabar dan ikhlas dari segala cobaan yang ia lalui

Menelaah lagi nasihat tersebut, lama kelamaan rasanya diri ini makin terkubur dalam keburukan, jujur, masih terlalu kekanak-kanakan, kadang tidak bisa ikhlas dengan semua yang terjadi, kadang yang berbicara adalah emosi, bukan sabar, huuuu….

Jadi ingat acara Hitam Putih tadi malam, saat Mama Dedeh diwawancarai oleh Dedy, beliau berkata, “Kepala dan Kemaluan tinggi mana? Tinggi kepala kan? Artinya setiap bertindak itu harus menggunakan Otak bukan Nafsu” Ahhh buruknya diri ini

Ditambah lagi, tidak ikhlas, rasanya itu masih membekas begitu saja didalam diri, tak bisa hilang…. Pke penghapus merk apapun susah banget ilangnya.

Ko’ ngelantur ya, padahal kan td cerita tentang pak Dahlan, O… O… Back dah…

***

Hari ini baca berita beliau duduk lesehan menghadapi wartawan, yakin deh pasti ada aja yang menganggap perbuatan unik beliau adalah salah satu cara untuk mendapat simpati rakyat, seperti kampanye diri gitu, tapi liat ntar dah… apa beliau akan mencalonkan diri sebagai kepala daerah atau kepala Negara y?

Okay sebenarnya baik aja jika kepala Negara seperti dia, mungkin aja akan memberi kontribusi baru bagi Negara ini, tetap maju pak, saya dukung dah, asal jangan berubah jika telah menjadi kepala Negara ya pak,…. Jadilah kepala Negara yang dicintai rakyatnya bukan takut dengan rakyatnya. ^_^

Selasa, 10 April 2012

Universitas Kehidupan


Mungkin ini adalah suatu bagian yang harus dilalui. Semua tergantung akan reaksi yang kita timbulkan, semua adalah pembelajaran. Kadang satu kejadian membuat seseorang terpuruk, tapi setelah ia melaluinya, begitu mudah untuknya menasehati orang lain akan pengalaman hidupnya.

Yapz. Hari ini aku belajar akan berteman, kemarin aku belajar akan bersahabat, esok mungkin aku akan belajar memahami bahwa dunia ini sempit,. Ini adalah universitas kehidupan, tergantung sikap kita, akan lulus dengan predikat apa. Seseorang yang usianya lebih tua bisa saja ia sangat rapuh karena ujian hidup yang ia lalui terlalu sedikit. Seseorang yang lebih berumur bisa saja terlihat kekanank-kanakan jika ujian hidup yang ia terima belum banyak, bersyukurlah akan setiap ujian hidup. Sekali lagi ia menumbuhkan kedewasaan kita. Wallahu’alam

Senin, 09 April 2012

....


Aku merasa jauh lebih tenang dari biasa, dengan melihat lebih datar dari biasa. Menghilangkan setiap gundukah dan lembah akan orang-orang yang disekitar. Menghapus setiap warna yang pernah ada. Aku adalah diriku sendiri, tak menyerupai orang lain. Dan tak akan bisa menyerupai orang lain. Apalagi  menyemainya

Berfikir akan setiap perjalanan yang kulalui ku yakin bahwa ini adalah satu bagian dari hal-hal yang harus aku jalani. Mungkin satu hari nanti aku akan berubah. Lagi-lagi memberi warna pada orang-orang disekitar. Memandang lebih indah pada satu sudut dan memandang lebih buruk pada sudut yang lain. Tapi aku yakin ini adalah yang terbaik untuk diriku. Bahwa yang terbaik sekarag adalah menjadikan semuanya berwarna sama.

Karena hal yang paling sulit dari itu semua adalah berdamai dengan diriku sendiri. Memaafkan diriku sendiri. Mengendalikan diriku sendiri, beserta setiap emosional yang kumiliki. Akan setiap keegoisan diriku sendri. Artinya aku tak akan bisa berdamai dengan orang lain sebelum aku bisa berdamai dengan diriku sendiri.

Mungkin ini satu pendapat yang agak aneh, tapi aku merasa memang belum bisa menemukan diriku setelah banyak hal yang aku terima akhir-akhir ini, akan setiap kejutan, setiap hentakan yang membuat mataku terbuka lebih lebar, menyingkap setiap tutup yang tak pernah terlihat. Hmmm…. Mungkin ini adalah satu pelajaran hidup yang harus ku ketahui, tapi aku yakin semua akan baik-baik saja.