Betapa seringnya beliau membuat aksi unik yang bikin senyum
sendiri, dan bahwan bikin kita berfikir lebih kritis lagi, sebenarnya bagaiman?
Seharusnya bagaimana? Apa ini baik? Apa ini buruk?
Terkadang jika kita
berbuat sesuatu yang melawan arus membuat kita bingung sendiri apa ini benar?
tapi saat mengikuti berita tentang bapak satu ini, jadi makin kagum dengan
beliau. Hmmm seolah segala hal bisa ia lawan, tak kenal takutnya, berani. Jempollll
deh…
Pernah dengar nasihat dari seorang yang paling tersayang,
katanya”Seseorang dinilai dewasa bukan
dari kepintarannya, ataupun nilai akademisnya, tetapi bagaimana ia bisa
bersabar dan ikhlas dari segala cobaan yang ia lalui”
Menelaah lagi nasihat tersebut, lama kelamaan rasanya diri
ini makin terkubur dalam keburukan, jujur, masih terlalu kekanak-kanakan,
kadang tidak bisa ikhlas dengan semua yang terjadi, kadang yang berbicara
adalah emosi, bukan sabar, huuuu….
Jadi ingat acara Hitam Putih tadi malam, saat Mama Dedeh
diwawancarai oleh Dedy, beliau berkata, “Kepala dan Kemaluan tinggi mana?
Tinggi kepala kan? Artinya setiap bertindak itu harus menggunakan Otak bukan Nafsu” Ahhh buruknya diri ini
Ditambah lagi, tidak
ikhlas, rasanya itu masih membekas begitu saja didalam diri, tak bisa
hilang…. Pke penghapus merk apapun susah banget ilangnya.
Ko’ ngelantur ya, padahal kan td cerita tentang pak Dahlan,
O… O… Back dah…
***
Hari ini baca berita beliau duduk
lesehan menghadapi wartawan, yakin deh pasti ada aja yang menganggap perbuatan
unik beliau adalah salah satu cara untuk mendapat simpati rakyat, seperti kampanye
diri gitu, tapi liat ntar dah… apa beliau akan mencalonkan diri sebagai kepala
daerah atau kepala Negara y?
Okay sebenarnya baik aja jika
kepala Negara seperti dia, mungkin aja akan memberi kontribusi baru bagi Negara
ini, tetap maju pak, saya dukung dah, asal jangan berubah jika telah menjadi
kepala Negara ya pak,…. Jadilah kepala Negara yang dicintai rakyatnya bukan
takut dengan rakyatnya. ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar