Selasa, 12 April 2011

Cukuplah Allah Untukku


Aku ingin menangis…. Tapi tak mengerti apa yang akan kutangiskan, rasanya bisa sangat nyaman bila bisa melepas semua sesak yang ada, tapi aku tak mengerti, galau….

Semua pikiran buruk menghantui, merajai, berkali-kali aku ingin tenang, mencari asal-muasal setiap gelisah.

Dan pagi ini kekesalan memuncak pada seseorang, ibarat sebuah cambuk panjang mendapat sasaran empuk. Hmm…. Tapi berkali-kali, harus menenangkan diri. Mata ini sudah terlalu sipit jika harus dibuat bengkak karena menangis, aku telah bertekad bahwa satu-satunya yang bisa membuat mataku lebih sipit adalah karena senyum yang terlalu lebar.

Akan kulalui hari ini, tak kuperdulikan setiap yang lewat, aku punya duniaku sendiri. Cukuplah Allah untukku, tak kan ada yang lain.

Tidak ada komentar: